Berhasil Meningkatkan ROAS Dari 1,5 ke 8 Dengan Cara Ini. Tutorial Lengkap

Buka bisnis online di marketplace? Sudah pasang iklan digital tapi ROAS masih rendah? Yuk, ketahui cara meningkatkan ROAS biar performa iklan bisa naik dan membawa revenue yang berlimpah untuk bisnis Anda.

DiPStatistik: Top Marketplace Indonesia

Salah satu kunci sukses bisnis di marketplace adalah pemasaran produk yang bisa menjangkau target pasar yang tepat. Nah, untuk mewujudkannya, pertama, Anda bisa memulai untuk memasarkan produk di marketplace yang paling digandrungi masyarakat Indonesia.

Cobalah untuk memasarkan produk di salah satu top 5 marketplace di Indonesia. Marketplace yang penggunanya paling banyak memiliki potensi lebih besar, lho untuk Anda menarik audiens baru. Mau tahu apa saja top marketplace Indonesia? Cek datanya di DiPStatistik, ya!

Selain jualan di top marketplace, Anda juga bisa membuat campaign digital untuk menarik calon pelanggan baru. Audiens ini nantinya akan menjadi pelanggan potensial yang akan membeli produk Anda. Nah, untuk performa iklan digital yang baik, Anda bisa memantau skor ROAS dari campaign yang Anda buat. Berikut adalah pembahasan lengkap tentang ROAS.

Baca Juga: [Data Statistik] Top 5 Sosial Media yang Digemari di Indonesia

Apa Itu ROAS?

Bagi Anda yang sudah sering menjalankan iklan digital pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ROAS. Return on Ads Spend atau ROAS adalah metrik untuk mengukur pendapatan dari campaign yang Anda pasang di platform digital.

ROAS ini berguna untuk mengevaluasi kinerja iklan yang Anda pasang. Simple-nya, ROAS digunakan untuk mengetahui apakah uang yang Anda keluarkan untuk memasang iklan digital sudah berhasil memberikan keuntungan bagi bisnis Anda atau justru malah menimbulkan kerugian.

Baca Juga: MENGENAL PROGRAMMATIC ADS: PENGERTIAN, MANFAAT, CONTOH, DAN CARA MENGGUNAKANNYA

Rumus ROAS

Untuk mencari tahu apakah iklan yang Anda pasang memberikan keuntungan atau setidaknya balik modal atau tidak, Anda perlu mengetahui cara menghitung ROAS. Ada rumus ROAS yang perlu Anda ingat, yaitu: ROAS = Revenue/Ad Cost. Singkatnya, Anda hanya perlu membagi gross revenue (pendapatan kotor) dari campaign digital Anda dengan biaya yang Anda keluarkan untuk membuat campaign tersebut.

rumus-roas-dan-kategorinya-dipstrategy-digital-agency-jakarta

Kategori berapa nilai ROAS yang baik dibuat berdasarkan standar dari berbagai klien yang pernah kami handle dan tidak bersifat mutlak. Bagus atau tidaknya angka tersebut kembali lagi kepada jenis bisnis dan produk yang Anda jual. Selama pendapatan lebih besar dari biaya iklan yang dikeluarkan maka Anda sudah mendapatkan keuntungan dari iklan. Yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah apakah total pendapatan tersebut sudah menutup biaya operasional perusahaan seperti HPP produk, biaya packaging, gaji karyawan, dll. Pastikan total pendapatan yang Anda terima sudah melebihi biaya tersebut agar mendapatkan keuntungan.

Tips Meningkatkan ROAS

Hal yang seringkali membuat para marketer jengkel ketika menggunakan campaign digital sebagai metode untuk meningkatkan penjualan adalah iklan yang boncos atau kurang tepat sasaran. Nah, untuk meningkatkan skor performa iklan Anda, yuk simak tips dan cara meningkatkan ROAS yang ampuh bikin iklan membawa keuntungan!

Biar lebih mudah memahaminya, kita kan menggunakan studi kasus menjual produk Smartplug/ Wifi Plug

Promo Bardi Indonesia Smart PLUG WiFi Wireless Colokan IoT Smart Home Diskon 35% di Seller Bardi - Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta | Blibli
Sumber: Google

Baca Juga: 9 TIPS GOOGLE ADS BIAR IKLANMU GAK BONCOS!

 

1. Optimasi Judul Campaign

Ketika memasarkan produk melalui campaign digital, judul bukan hanya untuk sekedar menarik perhatian pelanggan, tapi judul harus dibuat dengan keywords yang sesuai dengan target pasar Anda. Jadi, ketika Anda memasang iklan untuk produk Anda di marketplace, pastikan judul campaign dan nama produk mencantumkan keywords dengan volume yang tinggi.

2. Optimasi Gambar

Cantumkan beberapa informasi pada gambar campaign produk Anda termasuk gambar produk, logo brand, fitur-fitur dari produk yang dijual, speciality store Anda (seperti free delivery, garansi 1 tahun, dll), hingga testimoni pelanggan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda optimasi pada foto produk, hal ini merupakan strategi utama advertising agency dalam mengoptimasi marketplace.

cara-meningkatkan-roas-dipstrategy-digital-agency-jakarta (2)1. Branding

Anda wajib melakukan branding pada produk yang akan jual di marketplace. Anda bisa memasukkan warna, font, logo kedalam foto produk Anda.

cara-meningkatkan-roas-dipstrategy-digital-agency-jakarta

2. Masukkan USP Produk

Masukkan value produk pada foto yang akan Anda pasang di marketplace. Value produk bisa berupa fitur dan manfaat yang dapat diperoleh ketika user membeli produk Anda.

USP-toko-cara-meningkatkan-roas-dipstrategy-digital-agency-jakarta

3. Masukkan USP Toko

Masukkan tawaran menarik yang disediakan oleh Toko Anda. Salah satu contohnya adalah Anda bisa memasukkan fitur toko seperti gratis ongkir, garansi 1 tahun, pengiriman instant, customer service 24 jam, dll.

testimoni-cara-meningkatkan-roas-dipstrategy-digital-agency-jakarta

4. Masukkan Testimoni Pelanggan

Masukkan review dan testimoni customer positif yang pernah membeli produk Anda. Hal ini sangat penting karena dapat meningkatkan kepercayaan kustomer terhadap barang yang dijual. Pastikan juga testimoni yang kita taruh adalah asli.

Anda bisa mengirim personal chat kepada pelanggan yang sudah membeli dan mengajaknya untuk memberikan testimoni. Anda juga bisa memberikan gift voucher atau promo kepada pelanggan yang memberikan testimoni.

Jika belum ada pelanggan yang memberikan testimoni kepada toko atau produk Anda, Anda bisa menerapkan non-organic testimonials berupa mengajak keluarga atau kerabat terdekat untuk membeli produk Anda dan memberikan testimoni.

Baca Juga: YUK, KETAHUI CARA BERIKLAN DI TIKTOK ADS UNTUK BISNIS YANG LEBIH CUAN!

 

3. Optimasi Deskripsi

Sama seperti judul, deskripsi juga harus mencantumkan keywords dengan search volume yang tinggi agar iklan bisa menjangkau lebih banyak audiens. Selain itu, deskripsi produk juga harus lengkap dan jelas, sehingga audiens yang telah Anda jangkau bisa menjadi pelanggan potensial.

Baca Juga: GOOGLE ADS, TIPE -TIPE PILIHAN CAMPAIGN UNTUK PENGIKLANAN DI GOOGLE

4. Menerapkan A/B Testing

Dalam membuat campaign, Anda harus memanfaatkan fitur A/B Testing. Anda bisa membuat dua campaign dengan konten, keywords, atau CTA yang berbeda untuk melihat campaign atau produk mana yang memiliki kinerja iklan yang lebih tinggi.

Itu dia cara meningkatkan ROAS untuk iklan Anda. Setiap pebisnis tentu saja mengharapkan keuntungan dari setiap campaign digital yang dibuat. Biar Anda juga bisa merasakan keuntungan dari campaign digital, ikuti cara-cara di atas, ya!

Sukseskan Campaign Digital bersama DiPStrategy!

Memasang iklan digital memang bukanlah perkara yang mudah apalagi jika Anda baru pertama kali berkecimpung di dunia periklanan online. Nah, tapi Anda gak perlu khawatir, karena ada DiPStrategy yang bisa membantu Anda mensukseskan segala jenis kebutuhan digital campaign Anda. DiPStrategy sudah dipercaya sebagai digital agency Jakarta yang bisa mengelola iklan hingga aset digital untuk bisnis Anda.

Mau pasang di Google Ads, Facebook Ads, atau di TikTok Ads, tim DiPStrategy akan memastikan semua iklan digital yang Anda pasang akan memberikan skor ROAS yang tinggi. Yuk, kerja sama bareng DiPStrategy sekarang juga!

 

Recent Post

Rifaldi Hanif Written by: