Menyaring Trafik di Google Analytic

Last updated on January 28

Jadi ceritanya tim Network IT membuat regulasi yang mengharuskan setiap karyawan untukĀ  melakukan login ke portal sebelum menggunakan jaringan internet di kantor. Ini diberlakukan untuk mengidentifikasi setiap traffic yang ada dan mengatur akses dari setiap karyawan.

Saat akan menggunakan internet kantor, muncul pop-up window yang berisi form login. Setelah login, setiap pengguna akan diarahkan ke website perusahaan sebagai default web yang dibuka.

Dampak langsung dari metode ini adalah traffic website perusahaan yang melonjak drastis. Data yang ditampilkan di Google Analytic menjadi kurang akurat karena adanya lonjakan traffic yang ‘dipaksakan’.

Untuk itu Google Analytic perlu disetup untuk menyaring traffic yang datang dari internal kantor, sehingga data yang ditampilkan bisa lebih akurat.

Begini caranya..


Pertama-tama, masuk ke tampilan Admin dari GA dengan klik icon gear yang ada di kiri bawah.

Digital Agency Jakarta

Lalu kita perlu membuat View yang terpisah dari View default agar kita tetap dapat melihat data default. Bagaimana pun juga kita tetap memerlukan data default sebagai referensi analisa nantinya.

DIgital Agency Jakarta

Beri nama View yang sesuai dengan fungsinya. Di contoh ini kita beri nama ‘Filtered View’. Jangan lupa menyesuaikan Zona Waktu

Klik ‘Add Filter’ untuk membuat filter baru

Digital Agency Jakarta

Beri nama filter sesuai fungsinya, lalu set pilihan berikutnya..

  1. Pre-defined
  2. Exclude
  3. Traffic from the IP Addresses
  4. That are equal to
  5. Isi dengan IP public kantor. Tanyakan Network admin kantor atau check di www.whatismyip.com

Digital Agency Jakarta

Isi IP Address dengan informasi yang didapatkan di www.whatismyip.com

Digital Agency Jakarta

Lalu Save settingan tersebut dan hasilnya dapat segera dilihat.

Melalui tab browser yang berbeda, coba buka website kantor.

Lalu di Google Analytic pilih view Default lalu tampilan Realtime. Maka seharusnya akan langsung terlihat trafik website kantor secara realtime.

Pada contoh di bawah ini ada 2 traffic pengunjung website pada saat ini.

Digital Agency Jakarta

Lalu coba pindah ke view Filtered View, tampilan realtime. Maka seharusnya akan langsung terlihat bahwa saat ini hanya ada satu traffic dari pengunjung website. Traffic yang berasal dari internal kantor sudah terfilter, sehingga hanya menampilkan data traffic dari luar kantor.

Digital Agency Jakarta

Demikian cara sederhana dalam mengolah data Google Analytic secara lebih efektif. Digital Agency sudah selayaknya menggunakan fitur-fitur yang ada pada Google Analytic secara lebih optimal agar data yang disajikan ke klien menjadi lebih dapat dipertanggung jawabkan.

Cheers!

 

 

Recent Post

Esti Endah Pratiwi Written by: