{"id":35520,"date":"2025-11-10T09:00:26","date_gmt":"2025-11-10T02:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/?p=35520"},"modified":"2026-08-27T11:05:44","modified_gmt":"2026-08-27T04:05:44","slug":"jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t\/","title":{"rendered":"Jasa SEO 2026: Strategi Kalahkan AI &#038; Kuasai E-E-A-T"},"content":{"rendered":"<hr \/>\n<p><strong>Ringkasan Cepat: Jasa SEO 2026 \u2014 Strategi Kalahkan AI &amp; E-E-A-T<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Strategi SEO lama (kejar keyword dan kuantitas backlink) sudah usang di 2026 \u2014 laporan menunjukkan potensi penurunan klik organik hingga 25% di beberapa sektor akibat AI Overview. <a href=\"https:\/\/claude.ai\/chat\/1e9bbcac-8a14-4335-8e17-310742dd1b6e#ancaman-dan-evolusi-pencarian\">Baca detail<\/a><\/li>\n<li>Dua pilar utama untuk bertahan: Generative Engine Optimization (GEO) dan penguatan E-E-A-T sebagai sinyal kualitas tertinggi yang tidak bisa ditiru otomasi AI. <a href=\"https:\/\/claude.ai\/chat\/1e9bbcac-8a14-4335-8e17-310742dd1b6e#pilar-kunci-sukses-2026\">Baca detail<\/a><\/li>\n<li>Konten citation-ready untuk GEO membutuhkan topical depth (bukan keyword tunggal), heading dalam format tanya-jawab, paragraf ringkasan 60-100 kata yang padat fakta, serta structured data seperti How-To\/FAQ\/Review Schema. <a href=\"https:\/\/claude.ai\/chat\/1e9bbcac-8a14-4335-8e17-310742dd1b6e#pilar-kunci-sukses-2026\">Baca detail<\/a><\/li>\n<li>E-E-A-T punya empat komponen implementasi praktis: Experience (data first-party dan bukti pengalaman nyata), Expertise (kredensial penulis), Authority (author profile dan backlink dari situs otoritatif), dan Trust (transparansi sumber dan kebijakan situs, krusial untuk topik YMYL). <a href=\"https:\/\/claude.ai\/chat\/1e9bbcac-8a14-4335-8e17-310742dd1b6e#pilar-kunci-sukses-2026\">Baca detail<\/a><\/li>\n<li>Model jasa SEO bergeser dari eksekusi murni (link building, penulisan massal) menjadi konsultasi strategis \u2014 tapi layanan dasar seperti audit, keyword research, dan technical SEO tetap jadi fondasi wajib. <a href=\"https:\/\/claude.ai\/chat\/1e9bbcac-8a14-4335-8e17-310742dd1b6e#layanan-yang-perlu-ada-dalam-jasa-seo-2026\">Baca detail<\/a><\/li>\n<li>Metrik pelaporan SEO berubah: dari keyword rank ke GEO Visibility Score, dari pageviews ke INP\/time on page, dan dari jumlah backlink ke Author Authority Score. <a href=\"https:\/\/claude.ai\/chat\/1e9bbcac-8a14-4335-8e17-310742dd1b6e#transformasi-model-jasa-seo-di-tahun-2026\">Baca detail<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<p>Di awal tahun 2026, dunia digital berada di persimpangan jalan. Gelombang <strong>Generative AI<\/strong> yang dibawa oleh mesin pencari seperti Google, dengan fitur utamanya seperti <em>AI Overview<\/em>, telah mengubah cara pengguna mendapatkan informasi. Pengguna kini sering mendapatkan jawaban langsung di halaman hasil pencarian (<a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/seo-vs-aeo-2025-siapa-yang-menang-di-era-ai-search\/\"><strong>Zero-Click Search<\/strong><\/a>), mengancam <em>traffic<\/em> organik yang selama ini menjadi nafas bagi banyak bisnis. Kalau dulu SEO ibarat &#8220;siapa paling licin, dia menang&#8221;, sekarang lebih ke &#8220;siapa paling relevan, dia dipilih&#8221;. Jika di tahun-tahun sebelumnya fokus <strong>SEO<\/strong> hanyalah mengejar <em>keyword<\/em> dan kuantitas <em>backlink<\/em>, di tahun <strong>2026<\/strong>, strategi tersebut sudah <strong>usang<\/strong>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/artikel-dipstrategy-jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-35525\" src=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/artikel-dipstrategy-jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t.jpg\" alt=\"jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t\" width=\"800\" height=\"457\" srcset=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/artikel-dipstrategy-jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t.jpg 800w, https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/artikel-dipstrategy-jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t-300x171.jpg 300w, https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/artikel-dipstrategy-jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t-768x439.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Ancaman tersebut nyata: laporan menunjukkan potensi penurunan klik organik hingga 25% di beberapa sektor karena fitur ringkasan <strong>AI<\/strong>. Namun, bagi penyedia <strong>jasa SEO<\/strong> yang visioner, ini bukanlah akhir, melainkan <strong>revolusi<\/strong>.<\/p>\n<p>Artikel ini akan memandu Anda \u2014 pemilik bisnis, pemasar digital, dan profesional <a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/jasa-seo\"><strong>jasa SEO<\/strong><\/a> \u2014 untuk bertransformasi. Kunci untuk bertahan dan unggul di tahun <strong>2026<\/strong> terletak pada penguasaan dua pilar utama yang tak tergantikan oleh otomasi: <strong>Adaptasi Generative Engine Optimization (GEO)<\/strong> dan penguatan <strong>E-E-A-T<\/strong> (Experience, Expertise, Authority, and Trust) sebagai sinyal kualitas tertinggi. Dengan mengintegrasikan kedua strategi ini, <strong>jasa SEO<\/strong> Anda akan berubah dari sekadar pelaksana menjadi <strong>mitra strategis<\/strong> yang tak ternilai harganya.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Ancaman dan Evolusi Pencarian<\/h2>\n<h3>Mengapa Strategi SEO 2025 Tidak Cukup untuk 2026: Ancaman AI dan UX<\/h3>\n<p>Tahun <strong>2026<\/strong> menuntut perubahan fundamental. Mesin pencari tidak lagi hanya mencocokkan kata kunci; mereka berupaya <em>memahami<\/em> dan <em>merangkum<\/em>. Pertanyaannya bergeser dari &#8220;siapa yang paling banyak keyword?&#8221; menjadi &#8220;konten mana yang paling membantu pengguna?&#8221;<\/p>\n<h4>1.1. Dominasi Generative Engine Optimization (GEO)<\/h4>\n<p><strong>Generative AI<\/strong> kini menjadi <em>gatekeeper<\/em> utama.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Definisi Zero-Click Answer<\/strong>: AI memberikan jawaban ringkasan tanpa perlu pengguna meninggalkan halaman hasil pencarian. Bagi bisnis, ini berarti tantangan terbesar adalah bagaimana agar brand Anda tetap terlihat, dikutip, dan diakui sebagai <strong>Trusted Citation<\/strong> di dalam ringkasan AI Overview, bahkan tanpa adanya klik langsung ke situs Anda.<\/li>\n<li><strong>Pergeseran Metrik<\/strong>: Keberhasilan tidak lagi hanya diukur dari posisi rank 1, tetapi seberapa sering konten Anda menjadi sumber kredibel yang dikutip oleh AI (dikenal sebagai <strong>GEO Visibility Score<\/strong>).<\/li>\n<\/ul>\n<h4>1.2. Kenaikan Standar Pengalaman Pengguna (Page Experience)<\/h4>\n<p>Google terus menaikkan standar kualitasnya, terutama pada interaksi pengguna.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Goodbye FID, Hello INP<\/strong>: Metrik Core Web Vitals telah berkembang. First Input Delay (FID), yang mengukur interaksi pertama, kini digantikan oleh Interaction to Next Paint (INP) \u2014 jauh lebih ketat karena mengukur responsivitas sepanjang sesi pengguna. Target INP yang ideal harus berada di bawah <strong>200 ms<\/strong>. Bagi penyedia jasa SEO, optimasi kini harus menyentuh deep technical seperti server-side rendering dan minimalisasi JavaScript.<\/li>\n<li><strong>Mobile-First, Mobile-Always<\/strong>: Penilaian LCP, INP, dan CLS kini dilakukan secara mutlak pada performa mobile.<\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h2>Pilar Kunci Sukses 2026<\/h2>\n<h3>Strategi GEO dan Otoritas E-E-A-T<\/h3>\n<p>Mengalahkan AI bukan berarti melawannya, melainkan berkolaborasi dengannya. Caranya adalah dengan menciptakan konten yang tak tertandingi dalam hal kualitas, otoritas, dan pengalaman.<\/p>\n<h4>2.1. Strategi Konten untuk AI (Generative Engine Optimization)<\/h4>\n<p>Konten harus dirancang agar mudah diproses dan dikutip oleh Large Language Models (LLM).<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fokus pada Topical Depth (Topic Cluster)<\/strong>: Berhenti mengejar keyword tunggal. Bangun otoritas menyeluruh pada sebuah entitas atau topik besar (Semantic SEO). Google\/AI lebih menghargai situs yang menjadi sumber terbaik untuk sebuah subjek daripada situs yang hanya memiliki 100 artikel dangkal.<\/li>\n<li><strong>Optimasi Konten Citation-Ready<\/strong>:\n<ul>\n<li>Menggunakan heading (H2\/H3) dalam format pertanyaan dan jawaban yang ringkas.<\/li>\n<li>Menulis paragraf ringkasan yang ringkas, fakta-berbasis, dan tanpa ambiguitas (sekitar 60-100 kata) agar mudah ditarik oleh AI sebagai kutipan.<\/li>\n<li>Menggunakan Structured Data (Schema Markup) seperti How-To Schema, FAQ Schema, atau Review Schema untuk memberi konteks data langsung kepada AI.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Konten AI Berkualitas dengan Human Touch<\/strong>: Konten yang sepenuhnya dibuat AI akan berjuang untuk mendapatkan peringkat. Tambahkan data orisinal, studi kasus eksklusif, dan testimoni nyata yang hanya bisa didapatkan dari pengalaman manusia (komponen Experience dari E-E-A-T).<\/li>\n<\/ul>\n<h4>2.2. Mengembangkan Otoritas dan Kepercayaan (E-E-A-T)<\/h4>\n<p><a href=\"https:\/\/developers.google.com\/search\/docs\/fundamentals\/creating-helpful-content?hl=id\">E-E-A-T<\/a> adalah filter kualitas terbaik Google. Ini adalah alasan mengapa konten Anda harus dinilai lebih tinggi daripada konten massal yang dihasilkan AI.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Komponen E-E-A-T<\/th>\n<th>Implementasi Praktis untuk Jasa SEO 2026<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Experience<\/strong> (Pengalaman)<\/td>\n<td>Penulis harus menunjukkan pengalaman nyata. Masukkan foto, video, atau tangkapan layar penulis saat menggunakan\/menguji produk. Sertakan first-party data (data internal yang belum pernah dipublikasikan).<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Expertise<\/strong> (Keahlian)<\/td>\n<td>Pastikan penulis adalah ahli yang diakui di bidangnya (memiliki sertifikasi, gelar). Artikel harus spesifik, detail, dan bertanggung jawab atas informasi yang disampaikan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Authority<\/strong> (Otoritas)<\/td>\n<td>Bangun profil Author Authority. Semua konten penulis harus terhubung ke biografi penulis yang kredibel dan memiliki social proof. Link building harus fokus pada tautan dari situs otoritatif di niche yang sama.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Trust<\/strong> (Kepercayaan)<\/td>\n<td>Transparansi adalah kunci. Pastikan sumber yang dikutip jelas, tanggal update artikel terlihat, dan halaman memiliki kebijakan privasi, kontak, dan refund yang mudah diakses. Sangat krusial untuk topik YMYL (Your Money Your Life).<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kalau kamu mau cek lebih detail bagaimana membedakan agency yang benar-benar menerapkan E-E-A-T dari yang cuma klaim, kami sudah bahas lengkap di <a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/ciri-ciri-jasa-seo-terpercaya-red-flags-vs-green-flags\/\">Ciri-Ciri Jasa SEO Terpercaya: Red Flags vs Green Flags<\/a>.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Layanan yang Perlu Ada dalam Jasa SEO 2026<\/h2>\n<p>Strategi tingkat tinggi di atas tidak berdiri di ruang hampa \u2014 ia tetap butuh fondasi eksekusi yang solid. Berikut cakupan layanan dasar yang tetap relevan sebagai basis sebelum masuk ke strategi GEO dan E-E-A-T:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>SEO Audit (Teknis &amp; Konten)<\/strong> \u2014 mencakup struktur website, kecepatan halaman, Core Web Vitals, duplikasi konten, dan search intent mismatch. Tanpa audit, SEO itu seperti berobat tanpa diagnosis. Tools yang bisa digunakan untuk mengaudit halaman antara lain <a href=\"https:\/\/www.screamingfrog.co.uk\/seo-spider\/\">Screaming Frog SEO Spider<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Keyword Research Berbasis Intent<\/strong> \u2014 bukan lagi soal volume besar, tapi tujuan pencarinya: mau beli, belajar, atau membandingkan. Fokus ke long-tail dan conversational keyword, lalu disusun jadi topical authority.<\/li>\n<li><strong>Content SEO yang Human-Centric<\/strong> \u2014 nyaman dibaca manusia, mudah dipahami mesin, dan punya sudut pandang, bukan sekadar artikel panjang tanpa arah.<\/li>\n<li><strong>Optimasi untuk AI &amp; Answer Engine<\/strong> \u2014 struktur Q&amp;A, FAQ schema, kalimat definisi yang jelas, dan bahasa natural agar konten diambil AI sebagai referensi jawaban.<\/li>\n<li><strong>Technical SEO &amp; UX<\/strong> \u2014 mobile-first, loading cepat, navigasi jelas, struktur heading rapi. SEO dan UX sekarang satu paket.<\/li>\n<li><strong>Brand Signal &amp; Digital PR<\/strong> \u2014 bukan sembarang backlink, tapi mention brand dari sumber kredibel dengan konteks relevan. SEO bergeser dari &#8220;link building&#8221; ke <strong>brand building<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kombinasi kolaborasi antara tim SEO dan tim web development juga makin krusial di sisi eksekusi teknis \u2014 kami bahas lebih detail di <a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/kolaborasi-web-developer-jasa-seo-rahasia-ranking-1\/\">Kolaborasi Web Developer &amp; Jasa SEO: Rahasia Ranking #1<\/a>.<\/p>\n<hr \/>\n<h2>Transformasi Model Jasa SEO di Tahun 2026<\/h2>\n<h3>Jasa SEO Berubah Fungsi: Dari Pelaksana menjadi Mitra Strategis<\/h3>\n<p>Otomasi akan mengambil alih tugas <em>low-value<\/em> seperti keyword research dasar dan draft konten awal. Ini membebaskan jasa SEO untuk fokus pada strategi bernilai tinggi \u2014 tanpa meninggalkan enam layanan dasar di atas.<\/p>\n<h4>3.1. Pergeseran Layanan: Fokus pada Strategi dan Audit<\/h4>\n<ul>\n<li><strong>Dari Execution ke Consultation<\/strong>: Pindah dari model layanan bulanan yang fokus pada kuantitas link building dan penulisan, menuju layanan strategis &amp; konsultasi. Layanan bernilai tinggi yang bisa dijual: Audit Core Web Vitals Mendalam (khusus INP), Strategi Otoritas E-E-A-T (termasuk Author Branding), dan Semantic SEO Blueprint (rencana Topic Cluster). Pendekatan berbasis data user behavior juga makin dibutuhkan untuk memastikan optimasi tepat sasaran \u2014 lihat contohnya di <a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/jasa-seo-berbasis-data-user-behavior-untuk-optimasi-2025\/\">Jasa SEO Berbasis Data User Behavior untuk Optimasi<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Integrasi Pemasaran<\/strong>: Jasa SEO harus mengintegrasikan diri dengan tim Product Development dan CRM klien. SEO bukan lagi sekadar marketing channel, tetapi input untuk desain produk dan user journey.<\/li>\n<\/ul>\n<h4>3.2. Metrik Kinerja Baru untuk SEO 2026<\/h4>\n<p>Jika performa tidak lagi diukur hanya dari posisi ranking, laporan harus disesuaikan.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Metrik Lama (Fokus)<\/th>\n<th>Metrik Baru (Fokus 2026)<\/th>\n<th>Tujuannya<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Keyword Rank<\/td>\n<td>GEO Visibility Score &amp; Answer Inclusion Rate<\/td>\n<td>Seberapa sering konten dikutip oleh AI Overview Google.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pageviews<\/td>\n<td>Interaksi Pengguna (INP &amp; Time on Page)<\/td>\n<td>Mengukur kualitas page experience dan kedalaman konsumsi konten.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jumlah Backlink<\/td>\n<td>Author Authority Score &amp; Trust Signal<\/td>\n<td>Mengukur kekuatan E-E-A-T dari penulis dan sumber.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h4>3.3. Persiapan Tim Jasa SEO<\/h4>\n<p>Tim Anda adalah aset terbesar untuk mengalahkan otomasi.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Skill Wajib<\/strong>: Rekrut atau latih ahli UX\/Web Performance Analyst yang dapat memecahkan masalah INP dan server-side rendering.<\/li>\n<li><strong>Content Strategist vs Writer<\/strong>: Penulis harus bertransformasi menjadi Content Strategist yang mengerti Semantic SEO, Entity Analysis, dan cara membangun narasi yang menguatkan E-E-A-T penulis.<\/li>\n<li><strong>Pemahaman Deep Technical<\/strong>: Tim harus menguasai implementasi advanced Schema Markup dan Server Log Analysis untuk memahami bagaimana bot Google dan AI merayapi situs.<\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h2>Apakah Bisnis Masih Butuh Jasa SEO di Era AI?<\/h2>\n<p>Jawabannya: <strong>iya, justru makin butuh<\/strong>. AI tidak menggantikan SEO, tapi mengubah cara SEO bekerja, memperketat kualitas, dan memaksa brand lebih jujur serta relevan. Tanpa SEO, website susah dipercaya, brand tidak punya fondasi digital, dan konten tenggelam di tengah noise. SEO adalah cara brand bertahan di era AI \u2014 bukan divisi kecil, tapi bagian inti strategi digital, beririsan dengan AI optimization, brand strategy, UX, dan content authority.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Tahun 2026 adalah era di mana <strong>Trust bertemu dengan Teknologi<\/strong>. Strategi SEO yang mengandalkan trik akan runtuh. Hanya jasa SEO yang berani berinvestasi pada deep technical (seperti optimasi INP), fondasi layanan yang solid, dan proven authority (penguatan E-E-A-T) yang akan bertahan dan meraih pangsa pasar.<\/p>\n<p>AI dapat meniru konten, tetapi tidak dapat meniru <strong>Pengalaman Nyata<\/strong>, <strong>Otoritas<\/strong>, dan <strong>Kepercayaan<\/strong> yang dibangun bertahun-tahun. Inilah nilai yang harus Anda jual kepada klien \u2014 dan inilah yang dicari klien saat memilih partner SEO.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/jasa-seo\">Jasa SEO<\/a> kami siap menjadi mitra strategis Anda untuk mengamankan posisi terdepan di era Generative AI ini. Kami tidak hanya melakukan SEO \u2014 kami membangun <strong>Otoritas Digital<\/strong> yang tak terkalahkan oleh otomasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ringkasan Cepat: Jasa SEO 2026 \u2014 Strategi Kalahkan AI &amp; E-E-A-T Strategi SEO lama (kejar keyword dan kuantitas backlink) sudah usang di 2026 \u2014 laporan menunjukkan potensi penurunan klik organik hingga 25% di beberapa sektor akibat AI Overview. Baca detail Dua pilar utama untuk bertahan:&#8230;<\/p>\n<div class=\"more-link-wrapper\"><a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/jasa-seo-2026-strategi-kalahkan-ai-kuasai-e-e-a-t\/\">Baca Selengkapnya<span class=\"screen-reader-text\">Jasa SEO 2026: Strategi Kalahkan AI &#038; Kuasai E-E-A-T<\/span><\/a><\/div>\n","protected":false},"author":1491,"featured_media":35525,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9930],"tags":[],"class_list":["post-35520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seo","excerpt","zoom","full-without-featured","even","excerpt-0"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1491"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35520"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35841,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35520\/revisions\/35841"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35525"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}