{"id":35485,"date":"2025-10-20T09:00:22","date_gmt":"2025-10-20T02:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/?p=35485"},"modified":"2026-01-29T09:04:31","modified_gmt":"2026-01-29T02:04:31","slug":"standar-e-e-a-t-vs-konten-ai-tantangan-baru-seo-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/standar-e-e-a-t-vs-konten-ai-tantangan-baru-seo-2026\/","title":{"rendered":"Standar E-E-A-T vs Konten AI: Tantangan Baru SEO 2026"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"71\" data-end=\"315\">Pernah nggak sih kamu ngerasa makin hari internet tuh kayak makin \u201crame tapi aneh\u201d? Scroll berita\u2014isinya mirip. Cari artikel\u2014tulisannya kayak diulang-ulang. Bahkan kadang kamu baca sesuatu dan mikir, <em data-start=\"271\" data-end=\"310\">\u201cIni manusia yang nulis atau AI sih?\u201d<\/em> &#x1f605;<\/p>\n<p data-start=\"317\" data-end=\"579\">Nah, di sinilah dunia digital lagi heboh: <strong data-start=\"359\" data-end=\"373\">AI content<\/strong> yang makin canggih tapi juga bikin pusing para praktisi SEO. Kenapa? Karena <strong data-start=\"450\" data-end=\"504\">Google sekarang makin ketat dengan standar E-E-A-T<\/strong>\u2014alias <strong data-start=\"511\" data-end=\"577\">Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"581\" data-end=\"939\">Jadi kalau dulu kamu bisa ngandalin tools AI buat nulis artikel cepat, sekarang enggak bisa sembarangan lagi. Mesin pencari makin \u201cpintar\u201d menilai <em data-start=\"728\" data-end=\"735\">siapa<\/em> yang ngomong dan <em data-start=\"753\" data-end=\"772\">seberapa kredibel<\/em> kontennya. Di 2026 ini, <strong data-start=\"797\" data-end=\"829\">tantangan baru buat jasa SEO<\/strong> bukan cuma soal ranking, tapi juga soal <strong data-start=\"870\" data-end=\"939\">menjaga keaslian, kredibilitas, dan nilai manusiawi dalam konten.<\/strong><\/p>\n<hr data-start=\"941\" data-end=\"944\" \/>\n<h3 data-start=\"946\" data-end=\"1001\">Apa Itu E-E-A-T dan Kenapa Penting Banget Buat SEO?<\/h3>\n<p data-start=\"1003\" data-end=\"1137\">Buat kamu yang baru denger, <a href=\"https:\/\/developers.google.com\/search\/docs\/fundamentals\/creating-helpful-content?hl=id\"><strong data-start=\"1031\" data-end=\"1042\">E-E-A-T<\/strong><\/a> adalah standar kualitas konten yang jadi panduan utama Google sejak beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<ul data-start=\"1138\" data-end=\"1581\">\n<li data-start=\"1138\" data-end=\"1268\">\n<p data-start=\"1140\" data-end=\"1268\"><strong data-start=\"1140\" data-end=\"1168\">Experience (Pengalaman):<\/strong> Konten punya nilai lebih kalau ditulis oleh orang yang <em data-start=\"1224\" data-end=\"1250\">pernah ngalamin langsung<\/em> topik tersebut.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1269\" data-end=\"1360\">\n<p data-start=\"1271\" data-end=\"1360\"><strong data-start=\"1271\" data-end=\"1296\">Expertise (Keahlian):<\/strong> Penulisnya beneran ngerti dan punya kompetensi di bidang itu.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1361\" data-end=\"1495\">\n<p data-start=\"1363\" data-end=\"1495\"><strong data-start=\"1363\" data-end=\"1396\">Authoritativeness (Otoritas):<\/strong> Kredibilitas situs dan penulis diakui orang lain (misal, banyak backlink dari situs terpercaya).<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1496\" data-end=\"1581\">\n<p data-start=\"1498\" data-end=\"1581\"><strong data-start=\"1498\" data-end=\"1532\">Trustworthiness (Kepercayaan):<\/strong> Informasinya valid, jujur, dan bisa dipercaya.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1583\" data-end=\"1683\">Kalau dulu SEO cuma fokus ke keyword dan backlink, sekarang <strong data-start=\"1643\" data-end=\"1680\">E-E-A-T adalah fondasi SEO modern<\/strong>.<\/p>\n<blockquote data-start=\"1685\" data-end=\"1764\">\n<p data-start=\"1687\" data-end=\"1764\">\u201cGoogle bukan cuma nyari kata kunci, tapi nyari siapa yang bisa dipercaya.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"1766\" data-end=\"1839\">Dan di tengah era <strong data-start=\"1784\" data-end=\"1808\">AI-generated content<\/strong>, nilai ini jadi makin krusial.<\/p>\n<hr data-start=\"1841\" data-end=\"1844\" \/>\n<h3 data-start=\"1846\" data-end=\"1900\">AI Bikin Konten Cepat, Tapi Kadang Kehilangan Jiwa<\/h3>\n<p data-start=\"1902\" data-end=\"2090\">Gak bisa dipungkiri, <strong data-start=\"1923\" data-end=\"1947\">AI content generator<\/strong> seperti ChatGPT, Jasper, atau Gemini bikin hidup marketer jauh lebih gampang. Butuh artikel 1000 kata? Klik. Butuh caption IG? Sekejap jadi.<\/p>\n<p data-start=\"2092\" data-end=\"2257\">Masalahnya, <strong data-start=\"2104\" data-end=\"2138\">AI gak punya pengalaman hidup.<\/strong><br data-start=\"2138\" data-end=\"2141\" \/>AI bisa meniru gaya bicara, bisa menulis dengan struktur rapi, tapi dia gak pernah \u201cmerasakan\u201d hal yang dia tulis.<\/p>\n<p data-start=\"2259\" data-end=\"2442\">Misalnya, AI bisa nulis tentang \u201ccara ngopi enak di rumah,\u201d tapi dia gak tahu sensasi aroma kopi pagi yang bikin tenang. Di situlah \u201cE\u201d pertama di E-E-A-T \u2014 <strong data-start=\"2416\" data-end=\"2430\">Experience<\/strong> \u2014 hilang.<\/p>\n<p data-start=\"2444\" data-end=\"2575\">Itu sebabnya <strong data-start=\"2457\" data-end=\"2491\">konten AI sering dianggap flat<\/strong>. Google mulai belajar mendeteksi hal-hal kayak gini lewat sinyal-sinyal tertentu:<\/p>\n<ul data-start=\"2576\" data-end=\"2703\">\n<li data-start=\"2576\" data-end=\"2608\">\n<p data-start=\"2578\" data-end=\"2608\">Pola kalimat terlalu generik<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2609\" data-end=\"2638\">\n<p data-start=\"2611\" data-end=\"2638\">Kurang referensi kredibel<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2639\" data-end=\"2673\">\n<p data-start=\"2641\" data-end=\"2673\">Minim bukti pengalaman pribadi<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"2674\" data-end=\"2703\">\n<p data-start=\"2676\" data-end=\"2703\">Tidak ada \u201csuara manusia\u201d<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote data-start=\"2705\" data-end=\"2776\">\n<p data-start=\"2707\" data-end=\"2776\">\u201cAI bisa nulis cepat, tapi gak bisa bikin pembaca merasa nyambung.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr data-start=\"2778\" data-end=\"2781\" \/>\n<h3 data-start=\"2783\" data-end=\"2835\">Kenapa Jasa SEO Harus Mulai Peduli Soal E-E-A-T?<\/h3>\n<p data-start=\"2837\" data-end=\"2996\">Di 2026, <strong data-start=\"2846\" data-end=\"2893\">jasa SEO bukan cuma optimasi teknikal lagi.<\/strong><br data-start=\"2893\" data-end=\"2896\" \/>Bukan sekadar main meta tag, schema, dan backlink. Tapi juga harus jadi <em data-start=\"2968\" data-end=\"2994\">kurator kualitas konten.<\/em><\/p>\n<p data-start=\"2998\" data-end=\"3166\">Banyak bisnis yang berpikir, \u201cAh, pakai AI aja, murah dan cepat.\u201d Tapi ketika websitenya gak naik-naik, baru deh sadar\u2014<strong data-start=\"3117\" data-end=\"3164\">Google butuh bukti manusia di balik konten.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"3168\" data-end=\"3297\">Makanya, <strong data-start=\"3177\" data-end=\"3282\">agency atau jasa SEO profesional sekarang wajib ngerti cara menggabungkan AI dengan sentuhan manusia.<\/strong><br data-start=\"3282\" data-end=\"3285\" \/>Contohnya:<\/p>\n<ul data-start=\"3298\" data-end=\"3470\">\n<li data-start=\"3298\" data-end=\"3351\">\n<p data-start=\"3300\" data-end=\"3351\">AI bisa bantu riset keyword dan struktur tulisan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3352\" data-end=\"3414\">\n<p data-start=\"3354\" data-end=\"3414\">Tapi ide, contoh nyata, dan pengalaman harus dari manusia.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3415\" data-end=\"3470\">\n<p data-start=\"3417\" data-end=\"3470\">Ulasan pakar, testimoni, dan referensi harus nyata.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"3472\" data-end=\"3553\">Kalau enggak, hasilnya cuma artikel \u201ckosong\u201d yang gak punya nilai kredibilitas.<\/p>\n<blockquote data-start=\"3555\" data-end=\"3622\">\n<p data-start=\"3557\" data-end=\"3622\">\u201cDi era AI, justru sentuhan manusia jadi senjata paling ampuh.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr data-start=\"3624\" data-end=\"3627\" \/>\n<h3 data-start=\"3629\" data-end=\"3670\">Tantangan Besar Buat Jasa SEO di 2026<\/h3>\n<p data-start=\"3672\" data-end=\"3746\">Oke, jadi apa aja sih <strong data-start=\"3694\" data-end=\"3713\">tantangan nyata<\/strong> buat para praktisi SEO sekarang?<\/p>\n<h4 data-start=\"3748\" data-end=\"3785\">1. Membedakan Konten AI vs Human<\/h4>\n<p data-start=\"3786\" data-end=\"4003\">Banyak klien pengen \u201chemat waktu\u201d tapi lupa kalau Google makin pintar mendeteksi gaya bahasa yang datar. Jasa SEO harus bisa menilai mana tulisan yang masih layak pakai, mana yang harus dirombak biar lebih \u201cbernyawa.\u201d<\/p>\n<h4 data-start=\"4005\" data-end=\"4043\">2. Menjaga Keaslian (Originality)<\/h4>\n<p data-start=\"4044\" data-end=\"4248\">AI sering mencampur sumber tanpa sadar. Kadang bisa mirip banget dengan artikel orang lain. Jadi, <strong data-start=\"4142\" data-end=\"4220\">SEO specialist harus mulai pakai alat pendeteksi AI dan plagiarism checker<\/strong> buat jaga reputasi website.<\/p>\n<h4 data-start=\"4250\" data-end=\"4291\">3. Meningkatkan Kredibilitas Penulis<\/h4>\n<p data-start=\"4292\" data-end=\"4473\">Artikel tanpa nama penulis atau tanpa profil jelas = <em data-start=\"4345\" data-end=\"4355\">red flag<\/em> di mata Google.<br data-start=\"4371\" data-end=\"4374\" \/>Mulai sekarang, pastikan setiap artikel punya <strong data-start=\"4420\" data-end=\"4437\">profil author<\/strong>, lengkap dengan bio dan pengalaman.<\/p>\n<h4 data-start=\"4475\" data-end=\"4511\">4. Menyelaraskan Data &amp; Insight<\/h4>\n<p data-start=\"4512\" data-end=\"4701\">AI sering salah konteks lokal. Misalnya, AI menulis tentang bisnis Indonesia tapi pakai contoh data dari Amerika. Jasa SEO harus <strong data-start=\"4641\" data-end=\"4701\">cross-check fakta dan menyesuaikan dengan konteks lokal.<\/strong><\/p>\n<hr data-start=\"4703\" data-end=\"4706\" \/>\n<h3 data-start=\"4708\" data-end=\"4753\">Strategi Adaptif: Kolaborasi AI + Manusia<\/h3>\n<p data-start=\"4755\" data-end=\"4823\">Jadi gimana caranya supaya AI tetap berguna tanpa ngorbanin E-E-A-T?<\/p>\n<p data-start=\"4825\" data-end=\"4867\">Berikut pendekatan yang bisa kamu terapin:<\/p>\n<h4 data-start=\"4869\" data-end=\"4920\">&#x1f539; Gunakan AI Sebagai Asisten, Bukan Pengganti<\/h4>\n<p data-start=\"4921\" data-end=\"5042\">AI bisa bantu brainstorming ide, bikin kerangka artikel, atau riset keyword. Tapi isi dan insight-nya tetap dari manusia.<\/p>\n<h4 data-start=\"5044\" data-end=\"5075\">&#x1f539; Tambahkan <em data-start=\"5062\" data-end=\"5075\">Human Proof<\/em><\/h4>\n<p data-start=\"5076\" data-end=\"5212\">Sisipkan pengalaman nyata, studi kasus, opini pribadi, atau kutipan dari pakar. Ini bakal memperkuat \u201cExperience\u201d dan \u201cTrustworthiness\u201d.<\/p>\n<h4 data-start=\"5214\" data-end=\"5253\">&#x1f539; Gunakan Data yang Terverifikasi<\/h4>\n<p data-start=\"5254\" data-end=\"5376\">Pastikan semua data, riset, dan angka punya sumber kredibel. Link ke lembaga resmi atau media besar\u2014bukan situs abal-abal.<\/p>\n<h4 data-start=\"5378\" data-end=\"5416\">&#x1f539; Bangun <em data-start=\"5393\" data-end=\"5406\">Author Page<\/em> yang Kuat<\/h4>\n<p data-start=\"5417\" data-end=\"5578\">Jangan lupa, <strong data-start=\"5430\" data-end=\"5451\">Authoritativeness<\/strong> juga penting. Buat halaman profil penulis yang jelas, lengkap dengan background dan link ke akun profesional seperti LinkedIn.<\/p>\n<h4 data-start=\"5580\" data-end=\"5615\">&#x1f539; Audit Konten Secara Berkala<\/h4>\n<p data-start=\"5616\" data-end=\"5763\">AI terus belajar, tapi algoritma Google juga berubah. Audit rutin bisa bantu kamu tahu mana konten yang masih relevan dan mana yang perlu diupdate.<\/p>\n<blockquote data-start=\"5765\" data-end=\"5833\">\n<p data-start=\"5767\" data-end=\"5833\">\u201cAI boleh bantu menulis, tapi kamu yang harus tetap jadi otaknya.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr data-start=\"5835\" data-end=\"5838\" \/>\n<h3 data-start=\"239\" data-end=\"330\"><strong data-start=\"245\" data-end=\"328\">Contoh Penerapan AI &amp; E-E-A-T oleh Agency Digital (Dipstrategy)<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"332\" data-end=\"736\">Bayangin ada sebuah <a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/\"><strong data-start=\"352\" data-end=\"396\">digital agency bernama Dipstrategy<\/strong><\/a> yang biasa ngurus SEO dan content marketing buat klien-klien startup.<br data-start=\"466\" data-end=\"469\" \/>Awalnya mereka semangat banget pakai <strong data-start=\"506\" data-end=\"518\">AI tools<\/strong> kayak ChatGPT dan Jasper buat ngejar efisiensi \u2014 hasilnya cepat, tapi engagement malah turun.<br data-start=\"612\" data-end=\"615\" \/>Google juga mulai \u201ccuriga\u201d, beberapa artikel mereka anjlok karena kelihatan terlalu generik dan minim pengalaman manusia.<\/p>\n<p data-start=\"738\" data-end=\"864\">Akhirnya, Dipstrategy ubah strategi. Mereka gabungkan <strong data-start=\"788\" data-end=\"808\">AI + human touch<\/strong> buat ningkatin skor <strong data-start=\"829\" data-end=\"840\">E-E-A-T<\/strong>.<br data-start=\"841\" data-end=\"844\" \/>Langkahnya begini:<\/p>\n<ol data-start=\"866\" data-end=\"1474\">\n<li data-start=\"866\" data-end=\"1060\">\n<p data-start=\"869\" data-end=\"1060\"><strong data-start=\"869\" data-end=\"924\">AI digunakan untuk riset topik dan struktur artikel<\/strong>, tapi isi detail ditulis ulang oleh penulis manusia berdasarkan pengalaman nyata, misalnya dari campaign yang pernah mereka jalankan.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1061\" data-end=\"1175\">\n<p data-start=\"1064\" data-end=\"1175\"><strong data-start=\"1064\" data-end=\"1092\">Menambahkan data otentik<\/strong> \u2014 kayak studi kecil, hasil riset internal, atau kutipan dari team expert mereka.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1176\" data-end=\"1331\">\n<p data-start=\"1179\" data-end=\"1331\"><strong data-start=\"1179\" data-end=\"1222\">Membangun author profile yang kredibel.<\/strong> Tiap artikel mencantumkan nama penulis dengan bio yang menjelaskan keahlian SEO dan digital marketing-nya.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1332\" data-end=\"1474\">\n<p data-start=\"1335\" data-end=\"1474\"><strong data-start=\"1335\" data-end=\"1379\">Fokus pada \u201cExperience\u201d dan \u201cExpertise\u201d.<\/strong> Mereka tambahkan studi kasus dan insight langsung dari project klien (dengan izin tentunya).<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-start=\"1476\" data-end=\"1685\">Hasilnya? Dalam estimasi atau harapan 3 bulan, CTR naik 28%, bounce rate turun 17%, dan 60% artikel yang sebelumnya drop di SERP mulai naik lagi.<br data-start=\"1599\" data-end=\"1602\" \/>AI tetap mereka pakai, tapi sebagai <strong data-start=\"1638\" data-end=\"1657\">asisten kreatif<\/strong>, bukan pengganti manusia.<\/p>\n<blockquote data-start=\"1687\" data-end=\"1762\">\n<p data-start=\"1689\" data-end=\"1762\"><em data-start=\"1692\" data-end=\"1760\">\u201cAI itu bukan musuh SEO, asal kamu ajak dia kerja bareng manusia.\u201d<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<hr data-start=\"6596\" data-end=\"6599\" \/>\n<h3 data-start=\"6601\" data-end=\"6656\">Prediksi SEO 2026: \u201cManusia Tetap Punya Nilai Unik\u201d<\/h3>\n<p data-start=\"6658\" data-end=\"6846\">Kita gak bisa menolak <strong data-start=\"6680\" data-end=\"6694\">AI content<\/strong>, tapi kita bisa nentuin gimana cara memakainya.<br data-start=\"6742\" data-end=\"6745\" \/>SEO di 2026 bukan lagi sekadar perang kecepatan bikin konten, tapi <strong data-start=\"6812\" data-end=\"6844\">siapa yang paling dipercaya.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"6848\" data-end=\"7002\">Jadi kalau kamu pelaku <strong data-start=\"6871\" data-end=\"6883\">jasa SEO<\/strong>, jangan takut sama AI\u2014tapi juga jangan malas nyiptain nilai unik.<br data-start=\"6949\" data-end=\"6952\" \/>Tambahkan opini, kisah, dan empati ke tulisanmu.<\/p>\n<p data-start=\"7004\" data-end=\"7088\">Karena akhirnya, <strong data-start=\"7021\" data-end=\"7088\">Google cuma pengen satu hal: konten yang beneran bantu manusia.<\/strong><\/p>\n<blockquote data-start=\"7090\" data-end=\"7180\">\n<p data-start=\"7092\" data-end=\"7180\">\u201cSEO masa depan bukan tentang menipu algoritma, tapi membangun hubungan dengan pembaca.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<pre><strong>\"<a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/seo-vs-aeo-2025-siapa-yang-menang-di-era-ai-search\/\">SEO vs AEO: Siapa yang Menang di Era AI Search?<\/a>\"<\/strong><\/pre>\n<hr data-start=\"7182\" data-end=\"7185\" \/>\n<h3 data-start=\"7187\" data-end=\"7225\">Kesimpulan: Adaptif atau Tenggelam<\/h3>\n<p data-start=\"7227\" data-end=\"7489\">E-E-A-T bukan sekadar teori, tapi fondasi buat tetap relevan di dunia yang makin dipenuhi konten buatan mesin.<br data-start=\"7337\" data-end=\"7340\" \/>Sementara AI menawarkan kecepatan, <strong data-start=\"7375\" data-end=\"7413\">E-E-A-T mengembalikan kepercayaan.<\/strong><br data-start=\"7413\" data-end=\"7416\" \/>Keduanya bukan musuh\u2014tapi harus dikawinkan dengan strategi yang cerdas.<\/p>\n<p data-start=\"7491\" data-end=\"7550\">Bagi pelaku <strong data-start=\"7503\" data-end=\"7523\"><a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/seo\">jasa SEO<\/a> di 2026<\/strong>, ini saatnya naik level:<\/p>\n<ul data-start=\"7551\" data-end=\"7657\">\n<li data-start=\"7551\" data-end=\"7579\">\n<p data-start=\"7553\" data-end=\"7579\">Gunakan AI dengan bijak.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"7580\" data-end=\"7610\">\n<p data-start=\"7582\" data-end=\"7610\">Bangun kredibilitas nyata.<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"7611\" data-end=\"7657\">\n<p data-start=\"7613\" data-end=\"7657\">Pastikan setiap konten punya rasa manusia.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"7659\" data-end=\"7787\">Dan kalau kamu bisa ngelakuin itu, kamu gak cuma survive di dunia digital\u2014kamu akan jadi <strong data-start=\"7748\" data-end=\"7785\">penentu arah baru SEO masa depan.<\/strong><\/p>\n<blockquote data-start=\"7789\" data-end=\"7857\">\n<p data-start=\"7791\" data-end=\"7857\">\u201cAI bisa meniru kata-kata, tapi gak bisa meniru keaslian manusia.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-start=\"7791\" data-end=\"7857\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah nggak sih kamu ngerasa makin hari internet tuh kayak makin \u201crame tapi aneh\u201d? Scroll berita\u2014isinya mirip. Cari artikel\u2014tulisannya kayak diulang-ulang. Bahkan kadang kamu baca sesuatu dan mikir, \u201cIni manusia yang nulis atau AI sih?\u201d &#x1f605; Nah, di sinilah dunia digital lagi heboh: AI content&#8230;<\/p>\n<div class=\"more-link-wrapper\"><a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/standar-e-e-a-t-vs-konten-ai-tantangan-baru-seo-2026\/\">Read the post<span class=\"screen-reader-text\">Standar E-E-A-T vs Konten AI: Tantangan Baru SEO 2026<\/span><\/a><\/div>\n","protected":false},"author":1491,"featured_media":35489,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9948,3,9930],"tags":[],"class_list":["post-35485","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ai","category-free-talk","category-seo","excerpt","zoom","full-without-featured","even","excerpt-0"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35485","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1491"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35485"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35485\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35714,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35485\/revisions\/35714"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35485"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35485"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35485"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}