{"id":33067,"date":"2021-03-22T10:11:39","date_gmt":"2021-03-22T03:11:39","guid":{"rendered":"https:\/\/dipstrategy.com\/blog\/?p=33067"},"modified":"2021-12-07T16:36:58","modified_gmt":"2021-12-07T09:36:58","slug":"digital-marketing-2021-email-deliverability","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/digital-marketing-2021-email-deliverability\/","title":{"rendered":"Digital Marketing 2021 &#8211; Cara Menaikkan Email Deliverability"},"content":{"rendered":"<p>Dalam dunia <em><a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/about-us\">Digital Marketing<\/a>, email <\/em>bisa menjadi salah satu media untuk melakukan promosi. Namun seperti penggunaan media lainnya, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam menggunakan <em>email <\/em>untuk promosi. Tingkat keberhasilan pengiriman <em>email <\/em>ini dapat dilihat dari tingkat <em>email deliverability<\/em>. Berikut ulasan mengenai cara <strong>menaikkan <em>email deliverability<\/em><\/strong>.<\/p>\n<h4>Apa itu <em>Email Deliverability<\/em>?<\/h4>\n<p><em>Email deliverability<\/em> merupakan ukuran yang dipakai untuk mengetahui seberapa besar tingkat keberhasilan email terkirim. Tingkat <em>email deliverability<\/em> rendah memungkinkan <em>email<\/em> masuk ke folder spam, bahkan tertunda. Beberapa hal untuk menjaga kualitas <em>email deliverability<\/em> adalah sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Reputasi<br \/>\n<\/strong>Semakin bagus reputasi <em style=\"font-size: 1em;\">email deliverability<\/em><span style=\"font-size: 1em;\">, <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> akan langsung masuk ke kotak pesan utama. Untuk menjaga reputasi pengiriman ini, Anda perlu memantau <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">bounce rates, open rates, <\/em><span style=\"font-size: 1em;\">dan<\/span><em style=\"font-size: 1em;\"> click rates<\/em><span style=\"font-size: 1em;\">. Anda perlu memastikan bahwa jumlah <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> yang dikirim selalu konsisten.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><strong>Otentikasi Pengirim <\/strong><em><em><strong>Email<\/strong><\/em><\/em><br \/>\nOtentikasi pengirim ini membuktikan bahwa <em style=\"font-size: 1em;\">email<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> dikirim merupakan <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> terverifikasi dan tidak masuk ke folder spam. Anda perlu melakukan ini supaya <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email <\/em><span style=\"font-size: 1em;\">yang Anda kirim tidak terdeteksi sebagai <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">phising<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> atau jenis penipuan lain. Ada 2 metode utama untuk mengotentikasi pengirim, yaitu metode SPF dan DKIM.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><strong>Infrastruktur<br \/>\n<\/strong>Maksud infastruktur adalah <em style=\"font-size: 1em;\">tools<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> yang digunakan untuk mengirim <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email<\/em><span style=\"font-size: 1em;\">. Ketika Anda menggunakan <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">tools<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> ini, yang terbaca oleh server penerima adalah server <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">tools-<\/em><span style=\"font-size: 1em;\">nya sebagai pihak ketiga, bukan IP pengirim. Oleh karena itu, penting untuk <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">tools<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> dalam menjaga kualitas servernya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h4>Tingkat <em>Deliverability<\/em> yang Baik<\/h4>\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/fulcrumtech.net\/\">Fulcrumtech.net<\/a>, <em>deliverability rate <\/em>di seluruh dunia mencapai 80%, dan di Amerika Serikat sendiri mencapai 77%. Namun itu belum angka bersih, karena ada 8% yang dikategorikan sebagai spam dengan 16%-nya diblokir oleh server ISP.<\/p>\n<p>Dari angka tersebut, menurut Campaignmonitor.com, tingkat <em>open<\/em> <em>rate-<\/em>nya hanya mencapai 20% di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, tingkat <em>open rate<\/em> di atas 10% sudah cukup bagus.<\/p>\n<h4>Beberapa Hal yang Membuat <em>Email Deliverability <\/em>Bisa Buruk<\/h4>\n<p>Hal-hal di bawah ini mungkin bisa berpengaruh terhadap <em>email deliverability <\/em>yang buruk, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Mailbox Penerima Penuh<br \/>\n<\/strong>Jika penerima mendapat banyak <em style=\"font-size: 1em;\">email<\/em><span style=\"font-size: 1em;\"> sehingga tidak bisa menerima <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email<\/em><span style=\"font-size: 1em;\">, maka email Anda akan tertahan sampai ada ruang kosong.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Frekuensi pengiriman terlalu tinggi<br \/>\n<\/strong>Frekuensi pengiriman yang terlalu tinggi bisa membuat <em style=\"font-size: 1em;\">email <\/em><span style=\"font-size: 1em;\">kiriman Anda justru masuk ke folder spam. Baca juga : <\/span><a href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/meningkatkan-aksesibilitas-pada-email-marketing\/\"><span style=\"font-size: 1em;\">Meningkatkan Aksesibilitas Pada Email Marketing<\/span><\/a><\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Konten tidak sesuai keinginan penrerima<br \/>\n<\/strong>Penerima <em style=\"font-size: 1em;\">email <\/em><span style=\"font-size: 1em;\">pasti mengharapkan konten tertentu untuk masuk ke <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email-<\/em><span style=\"font-size: 1em;\">nya. Ketidaksesuaian <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">email <\/em><span style=\"font-size: 1em;\">yang Anda kirim dengan konten yang diharapkan juga bisa menurunkan <\/span><em style=\"font-size: 1em;\">deliverability rate.<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<h4>Tips Meningkatkan Tingkat <em>Email Deliverability<\/em><\/h4>\n<p>Tips berikut bisa Anda gunakan untuk <strong>menaikkan <em>email deliverability<\/em><\/strong>.<\/p>\n<ol>\n<li>Menggunakan <em>dedicated<\/em> IP, sehingga Anda memiliki akses lebih luas terhadap IP tersebut.<\/li>\n<li>Mengotentikasi <em>email<\/em> untuk mengidentifikasi kepemilikan domain dan melindungi dari spam maupun <em>phisher<\/em> menggunakan email Anda.<\/li>\n<li>Mengecek skor <em>sender<\/em> melalui analisis email yang masuk ke <em>inbox<\/em> dengan memfilter email yang berpotensi spam.<\/li>\n<li>Mengirimkan konten yang jelas dan tidak mengandung spam.<\/li>\n<li>Menyaring kontak <em>email <\/em>dan membuat penargetan kontak <em>email <\/em>yang lebih baik.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Akan lebih baik lagi jika Anda memiliki tim <em>deliverability <\/em>khusus untuk menganalisis tingkat <em>deliverability <\/em>pada <em>email<\/em> tersebut.<\/p>\n<h4>Hal-hal yang Harus Dihindari<\/h4>\n<p>Selain menerapkan tips di atas, Anda perlu menghindari beberapa hal di bawah ini.<\/p>\n<ul>\n<li>Pengiriman <em>email<\/em> tidak terjadwal dengan baik<\/li>\n<li>Promosi <em>subscribe email <\/em>kurang maksimal untuk dilakukan<\/li>\n<li>Kurang peduli pada <em>preview <\/em>di baris pertama <em>email<\/em><\/li>\n<li>Membeli daftar alamat <em>email <\/em>yang kurang jelas aktif atau tidaknya<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sampai sini ulasan mengenai cara <strong>menaikkan <em>email deliverability<\/em><\/strong>. Selamat mencoba.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia Digital Marketing, email bisa menjadi salah satu media untuk melakukan promosi. Namun seperti penggunaan media lainnya, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam menggunakan email untuk promosi. Tingkat keberhasilan pengiriman email ini dapat dilihat dari tingkat email deliverability. Berikut ulasan mengenai cara menaikkan email deliverability.&#8230;<\/p>\n<div class=\"more-link-wrapper\"><a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/digital-marketing-2021-email-deliverability\/\">Read the post<span class=\"screen-reader-text\">Digital Marketing 2021 &#8211; Cara Menaikkan Email Deliverability<\/span><\/a><\/div>\n","protected":false},"author":1481,"featured_media":33069,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9855,9856],"tags":[9825,9859,9858,9867,9860,9863,9862,9864,9870],"class_list":["post-33067","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-agency","category-digital-marketing","tag-digitalmarketing","tag-digital-agency-indonesia","tag-digital-agency-jakarta","tag-digital-marketing","tag-digital-marketing-indonesia","tag-jakarta-email-marketing","tag-web-agency-jakarta","tag-web-consultant-jakarta","tag-web-marketing","excerpt","zoom","full-without-featured","even","excerpt-0"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33067","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1481"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33067"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33067\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33484,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33067\/revisions\/33484"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33069"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33067"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33067"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dipstrategy.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33067"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}